PERBEDAAN KEY PERFORMANCE INDICATORS, KEY RESULT INDICATORS, PERFORMANCE INDICATORS DAN RESULT INDICATORS

Monitoring KPI
Monitoring KPI

[Renggas Blog]Mengutip dari berbagai sumber dan buku, postingan kali ini akan mengupas tentang perbedaan KPI, KRI, PI dan RI,Monggo disimak aja :).Key Performance Indicators atau KPI belakangan populer disebut sebagai ukuran kinerja organisasi. Apa sebenarnya KPI itu? Lalu apa hubungannya dengan ukuran-ukuran lainnya? Misalnya pada maskapai penerbangan, Apa yang terjadi jika pesawat datang terlambat? Ketepatan waktu datangnya pesawat adalah faktor penting yang menentukan kesuksesan maskapai penerbangan.

Suatu keterlambatan datangnya pesawat, misalnya mengakibatkan:

  • Meningkatnya biaya, karena biaya tambahan airport dan biaya mengakomodasi penumpang akibat pesawat yang terlambat (perspektif financial)
  • Makanan dan bensin yang terbuang. (perspektif lingkungan)
  • Pelanggan yang kecewa, bahkan calon pelanggan di masa depan (perspektif pelanggan)
  • Mempengaruhi hubungan dengan supplier, bisa menghasilkan kualitas yang rendah. (perspektif proses internal)
  • Menghasilkan kekecewaan pada karyawan dan memberikan stress bagi mereka (perspektif kepuasan karyawan)

Pada maskapai penerbangan, ketepatan waktu pesawat adalah KPI. KPI adalah serangkaian ukuran yang berfokus kepada kinerja organiasi yang paling penting untuk kesuksesan saat ini dan di masa depan. Organisasi umumnya memiliki beberapa KPI, dan mempunyai beberapa karakteristik.
Karakteristik KPI adalah sebagai berikut:

  • Pengukuran nonfinansial
  • Pengukuran secara rutin, misalnya harian
  • Dilakukan oleh CEO maupun manajer senior secara harian
  • Pemahaman yang baik dari para karyawan
  • Tanggung jawab dapat didelegasikan ke bawah
  • Mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap organisasi

Pada dasarnya ada empat jenis ukuran bagi organisasi, antara lain:

  • Key Result Indicator, yaitu merupakan overview terhadap kinerja di masa lalu dan ideal bagi direksi karena menyampaikan apa yang sudah dilakukan manajemen
  • Performance Indicator, yaitu menyampaikan karyawan dan manajemen apa yang harus dilakukan
  • Result Indicator, menyampaikan pada karyawan apa yang telah mereka lakukan
  • Key Performance Indicator (KPI)

Lalu apa perbedaan ketiganya dengan KPI? Lalu apakah mereka berhubungan satu sama lain? Temukan jawabannya pada artikel selanjutnya.

Sebelumnya sudah disebutkan bahwa menurut bukuKey Performance Indicators: Developing,Implementing and Using Winning KPIyang dikarang oleh David Parmenter, terdapat empat jenis ukuran kinerja bagi organisasi. Ukuran tersebut antara lain:

  • Key Result Indicator, yaitu merupakan overview terhadap kinerja di masa lalu dan ideal bagi direksi karena menyampaikan apa yang sudah dilakukan manajemen
  • Performance Indicator, yaitu menyampaikan karyawan dan manajemen apa yang harus dilakukan
  • Result Indicator, menyampaikan pada karyawan apa yang telah mereka lakukan
  • Key Performance Indicator (KPI)

David menganalogikan hubungan keempatnya dengan bawang. Kulit luarnya menjelaskan kondisi keseluruhan bawang, serta berapa banyak sinar matahari, air dan nutrient yang diterimanya. Kulit luarnya adalah key resullt indicator. Sementara itu layer-layer di dalamnya menunjukkan berbagai indikator kinerja dan hasil, dan pada inti utamanya Anda akan menemukan KPI.

Dengan banyaknya jumlah KPI, kemudian berapa jumlah KPI yang harus Anda gunakan? Kaplan dan Norton merekomendasikan tidak lebih dari 20 KPI, sementara Jeremy Hope menyarankan tidak lebih dari 10. Namun Peter sendiri mengembangkan aturan 10/80/10. Artinya, organisasi seharusnya memiliki sekitar 10 KRI, hingga 80 PI DAN RI, serta 10 KPI.

Key Result Indicator
Karakteristik utama dari KRI adalah ia merupakan hasil dari banyak tindakan. KRI memberikan gambaran jelas mengenai apakah Anda berada pada arah yang benar dan kemajuan yang dicapai dalam rangka mencapai tujuan dan strategi yang diinginkan. Namun, KRI tidak dapat memberitahu pada manajemen dan karyawan mengenai apa yang harus mereka lakukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Hanya PI dan KPI yang dapat melakukannya.
KRI, seringkali diidentikkan sebagai KPI, padahal keduanya berbeda. KRI antara lain adalah:

  • Kepuasan pelanggan
  • Laba sebelum pajak
  • Kepuasan karyawan
  • Return on capital employed (ROCE)

Kecepatan mobil juga bisa menjadi analogi. Misalnya Anda ungin mengetahui kecepatan (organisasi) berjalan. Manajemen perlu untuk mengetahui informasil lebih karena kecepatan mobil merupakan kombinasi dari gigi yang digunakan dan mesin. Namun mungkin saja manajemen berfokus pada hal lain yang sama sekali berbeda, misalnya seekonomis apa jalannya. Ini adalah dua indikator yang sangat berbeda.

Kita telah mengetahui perbedaan antara PI dan RI. Jika PI menyampaikan kepada manajemen dan staf mengenai apa yang harus mereka lakukan, maka RI menjelaskan kepada karyawan apa yang sudah mereka lakukan.
PI , walaupun penting, bukanlah kunci dari bisnis. PI membantu tim untuk menyelaraskan tindakan mereka dengan strategi organisasi. PI sendiri juga melengkapi KPI.
Contoh-contoh PI meliputi:

  • Persen peningkatan penjualan dari sepuluh pelanggan terbesar
  • Jumlah saran karyawan yang diimplementasikan pada 30 hari terakhir
  • Komplain dari pelanggan-pelanggan penting
  • Panggilan yang direncanakan untuk satu dua minggu ke depan
  • Keterlambatan pengiriman untuk pelanggan penting

Sementara itu contoh-contoh RI meliputi:

  • Laba pada lini produk
  • Penjualan kemarin
  • Penjualan minggu ini kepada pelanggan utama
  • Jumlah collection utang minggu ini

Lalu bagaimana memanfaatkannya?
KRI merupakan indicator hasil dari aktivitas selama satu periode waktu, misalnya satu bulan atau satu kuartal. Sementara itu, KPI bagi organisasi Anda adalah ukuran yang digunakan untuk saat ini maupun di masa depan. KPI umumnya dimonitor terus menerus selama tiap hari, 24 jam. KPI adalah ukuran untuk saat ini dan masa depan, bukannya lalu. Kebanyakan, organisasi menggunakan ukuran masa lalu, yang mengukur peristiwa di bulan/kuartal lalu. Indikator ini bukanlah KPI. Inilah alasan mengapa survei kepuasan pelanggan tiap enam bulan bukanlah KPI.

KPI yang baik harus dapat memberitahu Anda tindakan apa yang perlu dilakukan. Misalnya kasus keterlambatan pesawat, KPI mengkomunikasikan kepada semua orang bahwa harus ada fokus kepada waktu. Semua orang yang terlibat akan melakukan perbaikan dalam hal waktu dan berusaha meningkatkan layanan.

KPI juga bisa dikaitkan dengan individual. Sehingga, CEO bisa saja datang ke seorang karyawan dan bertanya Mengapa?. ROCE, misalnya, tidak akan bisa menjadi KPI karena merupakan hasil dari aktivitas beberapa manajer. Anda tidak akan bisa datang kepada seorang manajer dan berkata tolong naikkan ROCE sekarang.

KPI akan mempengaruhi faktor sukses terpenting dan juga perspektif balanced scorecard. Dalam kata lain, ketika seorang CEO berfokus kepada KPI dan karyawan mengikutinya, maka organisasi tersebut akan mencapai tujuan dari segala arah.

KPI juga mempunyai dampak terhadap ukuran kinerja lainnya. Mengurangi jam keterlambatan pesawat, misalnya, akan meningkatkan kinerja melalui pelayanan yang lebih baik.

David Parmenter (2010)

satudestinasi.com

keyperformanceindicators.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>